[ TAMAN-TAMAN SURGA DI MPD ]

Insyaa Allah, berikut adalah jadwal
Kajian Rutin Masjid Pogung Dalangan – MPD :

1. AHAD
โ—ผ๏ธ Kajian Ahad Malam
๐ŸŽ™ Ustadz Sulaiman Rasyid
๐Ÿ“— Pekan 1 & 2 : Sirah Nabawiyah – Kisah Perjalanan Hidup Nabi
๐Ÿ“— Pekan 3 & 4 : Al Kabaair – Dosa Dosa Besar
โฐ Ba’da Maghrib – Isya

2. SENIN
โ—ผ๏ธ Kampus Ta’jil – Kajian Buka Puasa
๐ŸŽ™Ustadz Muhammad Saefudin Hakim, Ph.D.
๐Ÿ“— Belajar Tafsir Al Qur’an – Kitab Aisirut Tafasir
โฐ16.45 – Maghrib
*Gratis santapan buka puasa

โ—ผ๏ธ Kajian Senin Malam
๐ŸŽ™ Ustadz Muhammad Romelan, Lc
๐Ÿ“— Fikih Asmaul Husna
โฐ Ba’da Maghrib – Isya

3. SELASA
โ—ผ๏ธ MASSE IB
(Mahad Sepekan Sekali Indonesia Bertauhid)
๐ŸŽ™Ustadz Abu Umair, BA., S.Pd.I., M.Pd.
๐Ÿ“— Kitab Lum’atul I’tiqad
โฐBa’da magrib – 20.00 WIB
๐Ÿ”ฐ Penyelenggara : Indonesia Bertauhid

4. KAMIS
โ—ผ๏ธ Pengajian Muslimah Pogung
(Kajian Khusus Muslimah)
โฐ08.00 – 10.00 WIB

โ—ผ๏ธ Kampus Ta’jil – Kajian Buka Puasa
๐ŸŽ™ Ustadz Abu Umair, BA., S.Pd.I.
๐Ÿ“— Belajar Aqidah – Kitab Khudz Aqidatak
โฐ16.45 – Maghrib
*Gratis santapan buka puasa

โ—ผ๏ธ Kajian Kamis Malam
๐ŸŽ™ Ustadz M Abduh Tuasikal, M.Sc
๐Ÿ“— Kitab Riyadush Shalihin, &
๐Ÿ“— Kitab Manhajus Salikin
โฐ Ba’da Maghrib – 20.00 WIB

5. JUM’AT
โ—ผ๏ธ Kajian Reguler Ma’had Al’ Ilmi
๐ŸŽ™ Ustadz Aris Munandar M.PI
๐Ÿ“— Ushul Fiqih
โฐ16.00 – 17.30 WIB
๐Ÿ”ฐ Penyelenggara : Ma’had Al ‘Ilmi

6. SABTU
โ—ผ๏ธ Kajian Sabtu Pagi
๐ŸŽ™ Ustadz Aris Munandar
๐Ÿ“— Membahas Kitab-kitab Pilihan
โฐ08.00 – 10.00 WIB
.
.
๐Ÿ”ฐ Penyelenggara :
Masjid Pogung Dalangan – MPD

๐Ÿ” Google Maps :
http://bit.ly/MasjidMPD

๐Ÿ“ž Informasi :
0821-4360-6366 (Admin Kajian MPD)

#kajianmpd #kajianjogja #masjidmpd #masjidjogja #masjid #mosque #kajian #ngaji

#yukshare

======
Masjid Pogung Dalangan – MPD
Pogung Kampung Hijrah, Yogyakarta
Info Donasi : 085201221111 (WA/SMS)

Rahasiakan Sedekah

Rahasiakan Sedekah

Rahasiakanlah sedekah kita. Menyembunyikan sedekah lebih utama daripada terang-terangan kecuali sedekah yang wajib. Menyembunyikan ini lebih dekat pada keikhlasan.

Allahย Taโ€™alaย berfirman,

ุฅูู†ู’ ุชูุจู’ุฏููˆุง ุงู„ุตู‘ูŽุฏูŽู‚ูŽุงุชู ููŽู†ูุนูู…ู‘ูŽุง ู‡ููŠูŽ ูˆูŽุฅูู†ู’ ุชูุฎู’ูููˆู‡ูŽุง ูˆูŽุชูุคู’ุชููˆู‡ูŽุง ุงู„ู’ููู‚ูŽุฑูŽุงุกูŽ ููŽู‡ููˆูŽ ุฎูŽูŠู’ุฑูŒ ู„ูŽูƒูู…ู’ ูˆูŽูŠููƒูŽูู‘ูุฑู ุนูŽู†ู’ูƒูู…ู’ ู…ูู†ู’ ุณูŽูŠู‘ูุฆูŽุงุชููƒูู…ู’ ูˆูŽุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุจูู…ูŽุง ุชูŽุนู’ู…ูŽู„ููˆู†ูŽ ุฎูŽุจููŠุฑูŒ

โ€œJika kamu menampakkan sedekah(mu), maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu. Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu; dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.โ€ (QS. Al Baqarah: 271).

Syaikh As Saโ€™di ketika menafsirkan ayat di atas berkata, โ€œJika sedekah tersebut ditampakkan dengan tetap niatan untuk meraih wajah Allah, maka itu baik. Dan seperti itu sudah mencapai maksud bersedekah. Namun jika dilakukan secara sembunyi-sembunyi, maka itu lebih baik. Jadi ayat ini menunjukkan bahwa sedekah yang dilakukan sembunyi-sembunyi lebih utama daripada dilakukan secara terang-terangan. Namun jika tidak sampai bersedekah karena ia maksud sembunyikan, maka tetap menyampaikan sedekah tadi secara terang-terangan itu lebih baik. Jadi semuanya dilakukan dengan kembali melihat maslahat.โ€

Kata Ibnu Katsir berkata bahwa tetap bersedekah dengan sembunyi-sembunyi itu lebih afdhol karena berdasarkan hadits,

Dari Abu Hurairah, Rasulullahย shallallahu โ€˜alaihi wa sallamย bersabda,

ุณูŽุจู’ุนูŽุฉูŒ ูŠูุธูู„ู‘ูู‡ูู…ู’ ุงู„ู„ู‡ู ูููŠ ุธูู„ู‘ูู‡ู ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ู„ุงูŽ ุธูู„ู‘ูŽ ุฅูู„ุงู‘ูŽ ุธูู„ู‘ูู‡ู: ุงู’ู„ุฅูู…ูŽุงู…ู ุงู„ู’ุนูŽุงุฏูู„ูุŒ ูˆูŽุดูŽุงุจู‘ูŒ ู†ูŽุดูŽุฃูŽ ุจูุนูุจูŽุงุฏูŽุฉู ุฑูŽุจูู‘ู‡ูุŒ ูˆูŽุฑูŽุฌูู„ูŒ ู‚ูŽู„ู’ุจูู‡ู ู…ูุนูŽู„ู‘ูŽู‚ูŒ ูููŠ ุงู„ู’ู…ูŽุณูŽุงุฌูุฏูุŒ ูˆูŽุฑูŽุฌูู„ุงูŽู†ู ุชูŽุญูŽุงุจู‘ูŽุง ูููŠ ุงู„ู„ู‡ู ุงุฌู’ุชูŽู…ูŽุนูŽุง ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุชูŽููŽุฑู‘ูŽู‚ูŽุง ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูุŒ ูˆูŽุฑูŽุฌูู„ูŒ ุทูŽู„ูŽุจูŽุชู’ู‡ู ุงู…ู’ุฑูŽุฃูŽุฉูŒ ุฐูŽุงุชู ู…ูŽู†ู’ุตูุจู ูˆูŽุฌูŽู…ูŽุงู„ู ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ: ุฅูู†ู‘ููŠู’ ุฃูŽุฎูŽุงูู ุงู„ู„ู‡ูŽุŒ ูˆูŽุฑูŽุฌูู„ูŒ ุชูŽุตูŽุฏู‘ูŽู‚ูŽ ุฃูŽุฎู’ููŽู‰ ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ู„ุงูŽ ุชูŽุนู’ู„ูŽู…ูŽ ุดูู…ูŽุงู„ูู‡ู ู…ูŽุง ุชูู†ู’ููู‚ู ูŠูŽู…ููŠู’ู†ูู‡ูุŒ ูˆูŽุฑูŽุฌูู„ูŒ ุฐูŽูƒูŽุฑูŽ ุงู„ู„ู‡ูŽ ุฎูŽุงู„ููŠู‹ุง ููŽููŽุงุถูŽุชู’ ุนูŽูŠู’ู†ูŽุงู‡ู

โ€œAda tujuh golongan yang akan dinaungi oleh Allah dengan naungan โ€˜Arsy-Nya pada hari di mana tidak ada naungan kecuali hanya naungan-Nya semata,

1- Imam (pemimpin) yang adil.

2- Pemuda yang tumbuh besar dalam beribadah kepada Rabbnya.

3- Seseorang yang hatinya senantiasa terpaut pada masjid.

4- Dua orang yang saling mencintai karena Allah, di mana keduanya berkumpul dan berpisah karena Allah.

5- Dan seorang laki-laki yang diajak (berzina) oleh seorang wanita yang berkedudukan lagi cantik rupawan, lalu ia mengatakan, โ€œSungguh aku takut kepada Allah.โ€

6- Seseorang yang bersedekah lalu merahasiakannya sehingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfaqkan oleh tangan kanannya.

7- Dan orang yang berdzikir kepada Allah di waktu sunyi, lalu berlinanglah air matanya.โ€ (HR. Bukhari no. 660 dan Muslim no. 1031).

Hadits di atas menunjukkan bahwa keutamaan sedekah yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi. Para ulama mengatakan bahwa inilah yang berlaku pada sedekah sunnah, secara sembunyi-sembunyi itu lebih utama. Cara seperti itu lebih dekat pada ikhlas dan jauh dari riyaโ€™. Adapun zakat wajib, dilakukan secara terang-terangan itu lebih afdhol. Demikian pula shalat, shalat wajib dilakukan terang-terangan, sedangkan shalat sunnah lebih afdhol sembunyi-sembunyi karena Nabiย shallallahu โ€˜alaihi wa sallamย bersabda, โ€œSebaik-baik shalat adalah shalat seseorang di rumahnya kecuali shalat wajib.โ€

Para ulama katakan bahwa penyebutan tangan dan kiri di sini hanyalah ibarat yang menggambarkan sedekahnya benar-benar dilakukan secara diam-diam. Tangan kanan dan kiri, kita tahu begitu dekat dan selalu bersama. Ini ibarat bahwa sedekah tersebut dilakuan secara sembunyi-sembunyi. Demikian kata Imam Nawawi dalamย Syarh Shahih Muslim.

Hanya Allah yang memberi hidayah.

โ€”

Disusun diย Warak, Girisekar, Panggang, Gunungkidul, 22 Muharram 1436 H

Oleh Al Faqir Ilallah: M. Abduh Tuasikal, MSc

Artikelย Rumaysho.Com

Doa Malaikat di Pagi Hari

Doa Malaikat di Pagi Hari

Doa malaikat itu doa yang mustajab. Di antara doanya, makaikat akan mendoakan yang memperhatikan nafkah keluarga dan gemar sedekah agar mendapatkan ganti dan memperoleh keberkahan.

Dari Abu Hurairah, ia berkata bahwa Nabiย shallallahu โ€˜alaihi wa sallamย bersabda,

ู…ูŽุง ู…ูู†ู’ ูŠูŽูˆู’ู…ู ูŠูุตู’ุจูุญู ุงู„ู’ุนูุจูŽุงุฏู ูููŠู‡ู ุฅูู„ุงู‘ูŽ ู…ูŽู„ูŽูƒูŽุงู†ู ูŠูŽู†ู’ุฒูู„ุงูŽู†ู ููŽูŠูŽู‚ููˆู„ู ุฃูŽุญูŽุฏูู‡ูู…ูŽุง ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุฃูŽุนู’ุทู ู…ูู†ู’ููู‚ู‹ุง ุฎูŽู„ูŽูู‹ุง ุŒ ูˆูŽูŠูŽู‚ููˆู„ู ุงู„ุขุฎูŽุฑู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุฃูŽุนู’ุทู ู…ูู…ู’ุณููƒู‹ุง ุชูŽู„ูŽูู‹ุง

โ€œKetika hamba berada di setiap pagi, ada dua malaikat yang turun dan berdoa, โ€œYa Allah berikanlah ganti pada yang gemar berinfak (rajin memberi nafkah pada keluarga).โ€ Malaikat yang lain berdoa, โ€œYa Allah, berikanlah kebangkrutan bagi yang enggan bersedekah (memberi nafkah).โ€ (HR. Bukhari no. 1442 dan Muslim no. 1010)

Doa Malaikat

Perlu dipahami bahwa doa malaikat adalah doa yang mustajab, benar-benar mudah diijabahi atau dikabulkan.

Doa tersebut ditujukan pada orang yang memperhatikan nafkah.

Ibnu Batthol menyebutkan bahwa yang dimaksud adalah mengeluarkan infak yang wajib seperti nafkah untuk keluarga dan nafkah untuk menjalin hubungan kekerabatan (silaturahim).

Doa malaikat itu mudah terkabul โ€“kata Ibnu Batthol- dalilnya adalah berikut ini,

ููŽู…ูŽู†ู’ ูˆูŽุงููŽู‚ูŽ ุชูŽุฃู’ู…ููŠู†ูู‡ู ุชูŽุฃู’ู…ููŠู†ูŽ ุงู„ู’ู…ูŽู„ุงูŽุฆููƒูŽุฉู ุบูููุฑูŽ ู„ูŽู‡ู ู…ูŽุง ุชูŽู‚ูŽุฏู‘ูŽู…ูŽ ู…ูู†ู’ ุฐูŽู†ู’ุจูู‡ู

โ€œSiapa yang bacaan aminnya itu seiringan dengan amin malaikat, maka dosanya yang lalu akan diampuni.โ€ (HR. Bukhari no. 6402)

Mengeluarkan Nafkah dan Rajin Sedekah Akan Diganti

Adapun dikatakan dalam hadits bahwa orang yang rajin bersedekah atau berinfak dan yang dimaksudkan adalah seperti kata Ibnu Batthol di atas, maka Allah akan memberi ganti padanya.

Berarti siapa yang beri nafkah pada keluarga, pada kerabat, dan rajin pula mengeluarkan sedekah sunnah, maka malaikat akan mendoakan supaya orang tersebut mendapatkan ganti. Hal ini serupa seperti yang disebutkan dalam ayat Al Qurโ€™an,

ู‚ูู„ู’ ุฅูู†ู‘ูŽ ุฑูŽุจู‘ููŠ ูŠูŽุจู’ุณูุทู ุงู„ุฑู‘ูุฒู’ู‚ูŽ ู„ูู…ูŽู†ู’ ูŠูŽุดูŽุงุกู ู…ูู†ู’ ุนูุจูŽุงุฏูู‡ู ูˆูŽูŠูŽู‚ู’ุฏูุฑู ู„ูŽู‡ู ูˆูŽู…ูŽุง ุฃูŽู†ู’ููŽู‚ู’ุชูู…ู’ ู…ูู†ู’ ุดูŽูŠู’ุกู ููŽู‡ููˆูŽ ูŠูุฎู’ู„ูููู‡ู ูˆูŽู‡ููˆูŽ ุฎูŽูŠู’ุฑู ุงู„ุฑู‘ูŽุงุฒูู‚ููŠู†ูŽ

โ€œKatakanlah: โ€œSesungguhnya Tuhanku melapangkan rezki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya).โ€ Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rezki yang sebaik-baiknyaโ€ (QS. Sabaโ€™: 39). Maksud ayat, siapa saja yang mengeluarkan nafkah dalam ketaatan pada Allah, maka akan diberi ganti.

Dalam hadits qudsi dari Abu Hurairahย radhiyallahu โ€˜anhu, Nabiย shallallahu โ€˜alaihi wa sallamย bersabda,

ู‚ูŽุงู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุชูŽุจูŽุงุฑูŽูƒูŽ ูˆูŽุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰ ูŠูŽุง ุงุจู’ู†ูŽ ุขุฏูŽู…ูŽ ุฃูŽู†ู’ููู‚ู’ ุฃูู†ู’ููู‚ู’ ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูŽ

โ€œAllah Tabaraka wa Taโ€™ala: Wahai anak Adam, berinfaklah, Allah akan mengganti infakmu.โ€ (HR. Bukhari no. 4684 dan Muslim no. 993)

Enggan Menunaikan Nafkah dan Enggan Sedekah

Sebagaimana disebutkan oleh Imam Nawawiย rahimahullahย ketika menjelaskan hadits doa malaikat di atas dalamย Syarh Shahih Muslim,

ู‚ูŽุงู„ูŽ ุงู„ู’ุนูู„ูŽู…ูŽุงุก : ู‡ูŽุฐูŽุง ูููŠ ุงู„ู’ุฅูู†ู’ููŽุงู‚ ูููŠ ุงู„ุทู‘ูŽุงุนูŽุงุช ูˆูŽู…ูŽูƒูŽุงุฑูู… ุงู„ู’ุฃูŽุฎู’ู„ูŽุงู‚ ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู’ุนููŠูŽุงู„ ูˆูŽุงู„ุถู‘ููŠููŽุงู† ูˆูŽุงู„ุตู‘ูŽุฏูŽู‚ูŽุงุช ูˆูŽู†ูŽุญู’ูˆ ุฐูŽู„ููƒูŽ ุŒ ุจูุญูŽูŠู’ุซู ู„ูŽุง ูŠูุฐูŽู…ู‘ู ูˆูŽู„ูŽุง ูŠูุณูŽู…ู‘ูŽู‰ ุณูŽุฑูŽูู‹ุง ุŒ ูˆูŽุงู„ู’ุฅูู…ู’ุณูŽุงูƒ ุงู„ู’ู…ูŽุฐู’ู…ููˆู… ู‡ููˆูŽ ุงู„ู’ุฅูู…ู’ุณูŽุงูƒ ุนูŽู†ู’ ู‡ูŽุฐูŽุง .

โ€œPara ulama menyatakan bahwa infak yang dimaksud adalah infak dalam ketaatan, infak untuk menunjukkan akhlak yang mulia, infak pada keluarga, infak pada orang-orang yang lemah, serta lainnya. Selama infak tersebut tidaklah berlebihan, alias boros.

Adapun enggan berinfak yaitu enggan mengeluarkan untuk nafkah dan semisal itu.โ€

Hadits yang kita kaji menunjukkan keutamaan orang yang memperhatikan nafkah pada keluarga dengan baik, juga pujian bagi orang yang rajin sedekah. Sedangkan yang enggan memberikan nafkah kepada keluarga mendapatkan doa jelek dari malaikat, yaitu didoakan kebangkrutan atau kehancuran.

Semoga kita bisa memperhatikan kewajiban dalam hal menunaikan nafkah dan terus gemar sedekah.

Wallahu waliyyut taufiq was sadaad.

โ€”

Selesai disusun di pagi hari penuh berkah diย Darush Sholihin Panggang Gunungkidul, 26 Jumadats Tsaniyyah 1436 H

Penulis:ย Muhammad Abduh Tuasikal

Artikelย Rumaysho.Com

Sedekah Tidaklah Mengurangi Harta

Sedekah Tidaklah Mengurangi Harta

Sedekah Tidaklah Mengurangi Harta

Sedekah tidaklah mungkin mengurangi harta โ€ฆย Yakinlah!

Dari Asmaโ€™ binti Abi Bakr, Rasulullahย shallallahu โ€˜alaihi wa sallamย bersabda padaku,

ู„ุงูŽ ุชููˆูƒููŠ ููŽูŠููˆูƒู‰ ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒู

โ€œJanganlah engkau menyimpan harta (tanpa mensedekahkannya). Jika tidak, maka Allah akan menahan rizki untukmu.โ€

Dalam riwayat lain disebutkan,

ุฃู†ูู‚ูŠ ุฃูŽูˆู ุงู†ู’ููŽุญููŠ ุŒ ุฃูŽูˆู’ ุงู†ู’ุถูŽุญููŠ ุŒ ูˆูŽู„ุงูŽ ุชูุญุตูŠ ููŽูŠูุญู’ุตููŠ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒู ุŒ ูˆูŽู„ุงูŽ ุชููˆุนูŠ ููŽูŠููˆุนูŠ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒู

โ€œInfaqkanlah hartamu. Janganlah engkau menghitung-hitungnya (menyimpan tanpa mau mensedekahkan). Jika tidak, maka Allah akan menghilangkan barokah rizki tersebut[1]. Janganlah menghalangi anugerah Allah untukmu. Jika tidak, maka Allah akan menahan anugerah dan kemurahan untukmu.โ€[2]

Hadits ini dibawakan oleh Yahya bin Syarf An Nawawi dalamย Riyadhus Shalihinย pada Bab โ€œKemuliaan, berderma dan berinfaqโ€, hadits no. 559 (60/16).

Beberapa faedah hadits:

Pertama: Hadits di atas memberikan motivasi untuk berinfaq.[3]ย Bukhari sendiri membawakan hadits ini dalam Bab โ€œMotivasi untuk bersedekah (mengeluarkan zakat) dan memberi syafaโ€™at dalam hal ituโ€. An Nawawi membuat bab untuk hadits ini โ€œMotivasi untuk berinfaq (mengeluarkan zakat) dan larangan untuk menghitung-hitungnya (menyimpan tanpa mau mensedekahkan).โ€

Kedua: Hadits ini menunjukkan tercelanya sifat bakhil dan pelit.

Ketiga: Hadits di atas menunjukkan bahwaย al jazaโ€™ min jinsil โ€˜amal, balasan sesuai dengan amalan perbuatan.[4]

Keempat: Ibnu Baththol menerangkan riwayat pertama di atas dengan mengatakan, โ€œJanganlah engkau menyimpan-nyimpan harta tanpa mensedekahkannya (menzakatkannya). Janganlah engkau enggan bersedekah (membayar zakat) karena takut hartamu berkurang. Jika seperti ini, Allah akan menahan rizki untukmu sebagaimana Allah menahan rizki untuk para peminta-minta.โ€[5]

Kelima: Menyimpan harta yang terlarang adalah jika enggan mengeluarkan zakat dan sedekah dari harta tersebut. Itulah yang tercela.[6]

Keenam: Hadits ini menunjukkan larangan enggan bersedekah karena takut harta berkurang. Kekhawatiran semacam ini adalah sebab hilangnya barokah dari harta tersebut. Karena Allah berjanji akan memberi balasan bagi orang yang berinfaq tanpa batasan. Inilah yang diterangkan oleh Ibnu Hajar Al Asqolani.[7]

Ketujuh: Bukhari dan Muslim sama-sama membawakan hadits di atas ketika membahas zakat. Ini menunjukkan bahwa yang mesti diprioritaskan adalah menunaikan sedekah yang wajib (yaitu zakat) daripada sedekah yang sunnah.

Kedelapan: Ibnu Baththol mengatakan, โ€œHadits ini menunjukkan sedekah (zakat) itu dapat mengembangkan harta. Maksudnya adalah sedekah merupakan sebab semakin berkah dan bertambahnya harta. Barangsiapa yang memiliki keluasan harta, namun enggan untuk bersedekah (mengeluarkan zakat), maka Allah akan menahan rizki untuknya. Allah akan menghalangi keberkahan hartanya. Allah pun akan menahan perkembangan hartanya.โ€[8]

Kesembilan: Sedekah tidaklah mengurangi harta. Nabiย shallallahu โ€˜alaihi wa sallamย bersabda,

ู…ูŽุง ู†ูŽู‚ูŽุตูŽุชู’ ุตูŽุฏูŽู‚ูŽุฉูŒ ู…ูู†ู’ ู…ูŽุงู„ู

โ€œSedekah tidaklah mengurangi harta.โ€[9]

Makna hadits di atas sebagaimana dijelaskan oleh Yahya bin Syarf An Nawawiย rahimahullahย ada dua penafsiran:

  1. Harta tersebut akan diberkahi dan akan dihilangkan berbagai dampak bahaya padanya. Kekurangan harta tersebut akan ditutup dengan keberkahannya. Ini bisa dirasakan secara inderawi dan kebiasaan.
  2. Walaupun secara bentuk harta tersebut berkurang, namun kekurangan tadi akan ditutup dengan pahala di sisi Allah dan akan terus ditambah dengan kelipatan yang amat banyak.[10]

Syaikh Muhammad bin Sholih Al โ€˜Utsaiminย rahimahullahย menerangkan hadits di atas dengan mengatakan, โ€œNabiย shallallahu โ€˜alaihi wa sallamย tidaklah mengucapkan sesuatu berdasarkan hawa nafsunya semata. Beliau bersabda, โ€œSedekah tidaklah mungkin mengurangi hartaโ€. Kalau dilihat dari sisi jumlah, harta tersebut mungkin saja berkurang. Namun kalau kita lihat dari hakekat dan keberkahannya justru malah bertambah. Boleh jadi kita bersedekah dengan 10 riyal, lalu Allah beri ganti dengan 100 riyal. Sebagaimana Allahย Taโ€™alaย berfirman,

ูˆูŽู…ูŽุง ุฃูŽู†ู’ููŽู‚ู’ุชูู…ู’ ู…ูู†ู’ ุดูŽูŠู’ุกู ููŽู‡ููˆูŽ ูŠูุฎู’ู„ูููู‡ู ูˆูŽู‡ููˆูŽ ุฎูŽูŠู’ุฑู ุงู„ุฑู‘ูŽุงุฒูู‚ููŠู†ูŽ

โ€œDan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rezki yang sebaik-baiknya.โ€ (QS. Sabaโ€™: 39). Allah akan mengganti bagi kalian sedekah tersebut segera di dunia. Allah pun akan memberikan balasan dan ganjaran di akhirat. Allahย Taโ€™alaย berfirman,

ู…ูŽุซูŽู„ู ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ูŠูู†ู’ููู‚ููˆู†ูŽ ุฃูŽู…ู’ูˆูŽุงู„ูŽู‡ูู…ู’ ูููŠ ุณูŽุจููŠู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูƒูŽู…ูŽุซูŽู„ู ุญูŽุจู‘ูŽุฉู ุฃูŽู†ู’ุจูŽุชูŽุชู’ ุณูŽุจู’ุนูŽ ุณูŽู†ูŽุงุจูู„ูŽ ูููŠ ูƒูู„ู‘ู ุณูู†ู’ุจูู„ูŽุฉู ู…ูุฆูŽุฉู ุญูŽุจู‘ูŽุฉู ูˆูŽุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูŠูุถูŽุงุนููู ู„ูู…ูŽู†ู’ ูŠูŽุดูŽุงุกู ูˆูŽุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูˆูŽุงุณูุนูŒ ุนูŽู„ููŠู…ูŒ

โ€œPerumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.โ€ (QS. Al Baqarah: 261)โ€. -Demikian penjelasan sangat menarik dari Syaikh Ibnu โ€˜Utsaiminย rahimahullah[11]โ€“.

Alhamdulillah, beberapa faedah sangat berharga telah kita gali dari hadits di atas. Semoga hal ini semakin mendorong kita untuk mengeluarkan zakat yang nilainya wajib dan sedekah-sedekah lainnya. Perhatikanlah syarat nishob dan haul setiap harta kita yang berhak untuk dizakati. Semoga Allah selalu memberkahi harta tersebut.

Namun ingatlah, tetapkanlah niatkan sedekah dan zakatย ikhlas karena Allahย dan jangan cuma mengharap keuntungan dunia semata. Kami mohon pembaca bisa baca artikel menarik lainnya di sini:ย Amat disayangkan, banyak sedekah hanya untuk memperlancar rizki.

Semoga penjelasan ini dapat menjadi ilmu bermanfaat bagi kita sekalian. Segala puji bagi Allah yang dengan nikmat-Nya segala kebaikan menjadi sempurna.

Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal

Artikelย http://rumasyho.com

Diselesaikan selepas shalat Maghrib, di Pangukan-Sleman, 19 Shofar 1431 H

[1]ย Lihat tafsiran hadits ini sebagaimana yang disampaikan oleh Al Hafizh Ibnu Hajar Al Asqolani dalamย Fathul Bari Syarh Shahih Al Bukhari, 3/300, Darul Maโ€™rifah, 1379.

[2]ย HR. Bukhari no. 1433 dan Muslim no. 1029, 88.

[3]ย Nuzhatul Muttaqin Syarh Riyadhis Sholihin, Dr. Musthofa Saโ€™id Al Khin dkk, hal. 480, Muassasah Ar Risalah, cetakan keempat belas, tahun 1407 H.

[4]ย Idem.

[5]ย Syarh Shahih Al Bukhari, Ibnu Baththol, 4/435-436, Maktabah Ar Rusyd, cetakan kedua, tahun 1423 H.

[6]ย Faedah dariย Fathul Bari, 3/300, juga dari perkataan Ibnu Baththol di atas.

[7]ย Lihatย Fathul Bari, 3/300.

[8]ย Syarh Al Bukhari, Ibnu Baththol, 3/436.

[9]ย HR. Muslim no. 2558, dari Abu Hurairah.

[10]ย Lihatย Al Minhaj Syarh Shahih Muslim, 16/141, Dar Ihyaโ€™ At Turots Al โ€˜Arobi, cetakan kedua, 1392.

[11]ย Lihatย Syarh Riyadhis Sholihin, Syaikh Muhammad bin Sholih Al โ€˜Utsaimin, 2/342, Darul Kutub Al โ€˜Ilmiyyah, cetakan ketiga, 1424 H

Sedekah Saat Susah

Sedekah Saat Susah

Ada yang hanya sedikit dalam bersedekah, namun pahalanya berlipat. Bahkan ada yang pahalanya berlipat ketika susah namun masih bersedekah. Ada yang bersedekah dengan 1 dirham lalu bisa mengalahkan sedekah dengan 100 ribu dirham.

Sedekah Saat Susah

Dari Abu Hurairah dan โ€˜Abdullah bin Hubsyi Al Khotsโ€™ami, bahwa Nabiย shallallahu โ€˜alaihi wa sallamย pernah ditanya sedekah mana yang paling afdhol. Jawab beliau,

ุฌูŽู‡ู’ุฏู ุงู„ู’ู…ูู‚ูู„ู‘ู

โ€œSedekah dari orang yang serba kekurangan.โ€ (HR. An Nasai no. 2526. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Hadits di atas ada beberapa tafsiran. Ada ulama yang mengatakan maksudnya adalah keutamaan sedekah saat susah. Ada yang mengatakan bahwa sedekah tersebut dilakukan dalam keadaan hati yang senantiasa โ€œghinaโ€ yaitu penuh kecukupan. Ada juga yang mengatakan maksudnya adalah bersedekah dalam keadaan miskin dan sabar dengan kelaparan. (Lihatย โ€˜Aunul Maโ€™bud, 4: 227)

Dalam hadits disebutkan,

ุนูŽู†ู’ ุฃูŽุจููŠ ู‡ูุฑูŽูŠู’ุฑูŽุฉูŽ ุฃูŽู†ู‘ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุณูŽุจูŽู‚ูŽ ุฏูุฑู’ู‡ูŽู…ูŒ ู…ูุงุฆูŽุฉูŽ ุฃูŽู„ู’ูู ุฏูุฑู’ู‡ูŽู…ู ู‚ูŽุงู„ููˆุง ูˆูŽูƒูŽูŠู’ููŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ูƒูŽุงู†ูŽ ู„ูุฑูŽุฌูู„ู ุฏูุฑู’ู‡ูŽู…ูŽุงู†ู ุชูŽุตูŽุฏู‘ูŽู‚ูŽ ุจูุฃูŽุญูŽุฏูู‡ูู…ูŽุง ูˆูŽุงู†ู’ุทูŽู„ูŽู‚ูŽ ุฑูŽุฌูู„ูŒ ุฅูู„ูŽู‰ ุนูุฑู’ุถู ู…ูŽุงู„ูู‡ู ููŽุฃูŽุฎูŽุฐูŽ ู…ูู†ู’ู‡ู ู…ูุงุฆูŽุฉูŽ ุฃูŽู„ู’ูู ุฏูุฑู’ู‡ูŽู…ู ููŽุชูŽุตูŽุฏู‘ูŽู‚ูŽ ุจูู‡ูŽุง

Dari Abu Hurairah, Nabiย shallallahu โ€˜alaihi wa sallamย bersabda, โ€œSatu dirham dapat mengungguli seratus ribu dirhamโ€œ. Lalu ada yang bertanya, โ€œBagaimana itu bisa terjadi wahai Rasulullah?โ€ Beliau jelaskan, โ€œAda seorang yang memiliki dua dirham lalu mengambil satu dirham untuk disedekahkan.ย Ada pula seseorang memiliki harta yang banyak sekali, laluย ia mengambil dari kantongnya seratus ribu dirham untuk disedekahkan.โ€ (HR. An Nasai no. 2527 dan Imam Ahmad 2: 379. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits iniย hasan).

Apakah Tidak Kontradiksi?

Sedekah yang paling afdhol adalah sedekah ketika orang penuh kekurangan, itulah yang dapat dipahami dari hadits di atas. Padahal hadits yang berbunyi,

ุฎูŽูŠู’ุฑู ุงู„ุตู‘ูŽุฏูŽู‚ูŽุฉู ู…ูŽุง ูƒูŽุงู†ูŽ ุนูŽู†ู’ ุธูŽู‡ู’ุฑู ุบูู†ู‹ู‰

โ€œSebaik-baik sedekah adalah dari orang yang banyak harta.โ€ (HR. Bukhari no. 1426 dan Muslim no. 1034).

Penulisย โ€˜Aunul Maโ€™budย mengatakan bahwa yang dimaksud hadits di atas adalah sebaik-baik sedekahย dilihat dari keadaan setiap orang, kuatnya ia bertawakkal dan lemahnya keyakinan. Adapula yang memaksudkah bahwa yang dimaksud adalah sedekah dari orang yang hatinya senantiasa merasa cukup. Dimaknakan demikian supaya tidak bertentangan dengan hadits sebelumnya.

Jadi intinya, sedekah itu dilihat dari keluasan rezeki setelah mengeluarkan nafkah yang wajib pada keluarga. Allahย Taโ€™alaย berfirman,

ูˆูŽูŠูŽุณู’ุฃูŽู„ููˆู†ูŽูƒูŽ ู…ูŽุงุฐูŽุง ูŠูู†ู’ููู‚ููˆู†ูŽ ู‚ูู„ู ุงู„ู’ุนูŽูู’ูˆูŽ

โ€œDan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkahkan. Katakanlah: โ€ Yang lebih dari keperluan.โ€ (QS. Al Baqarah: 219).ย Al โ€˜afwuย dalam ayat di atas bermakna sedekah itu di luar kebutuhan pokok (Lihatย Tafsir Al Qurโ€™an Al โ€˜Azhimย karya Ibnu Katsir, 2: 145).

Hanya Allah yang memberi taufik.

โ€”

Selesai disusun di Pesantren Darush Sholihin, Panggang, Gunungkidul, 29 Safar 1435 H menjelang Maghrib.

Oleh:ย Muhammad Abduh Tuasikal

Artikelย Rumaysho.Com

Hukum Puasa 11 Muharram

Hukum Puasa 11 Muharram

Hukum Puasa 11 Muharram

Boleh saja dan sah puasa pada 11 Muharram dengan beberapa alasan.

Pertama:

Sebagian ulama menganggap tingkatan puasa yang paling tinggi dari puasa Asyura adalah berpuasa pada 9, 10, dan 11 Muharram (tiga hari sekaligus), di bawah itu adalah berpuasa 9 dan 10 Muharram, di bawah itu adalah berpuasa pada 10 Muharram saja. Tiga tingkatan ini dijelaskan oleh Ibnu Qayyim Al-Jauziyahย rahimahullahย dalamย Zaad Al-Maโ€™ad, 2:72.

Kedua:

Jika ragu menentukan awal bulan Muharram. Seperti di tahun 1439 H ini, ada yang mengatakan 10 Muharram itu jatuh pada hari Sabtu, ada yang mengatakan pada hari Ahad. Baiknya puasa saja tiga hari, yaitu 9, 10, dan 11 Muharram.

Imam Ahmadย rahimahullahย mengatakan, โ€Jika ragu mengenai penentuan hilal awalย  Muharram, maka boleh berpuasa pada tiga hari sekaligus (hari 9, 10, dan 11 Muharram) untuk kehati-hatian.โ€ Ibnu Rajab menyatakan bahwa Ibnu Sirin juga berpendapat seperti itu. (Lathaif Al-Maโ€™arif, hlm. 99)

Ketiga:

Berpuasa 9, 10, dan 11 Muharram masuk dalam puasa tiga hari setiap bulannya.

Karena puasa tiga hari setiap bulan hijriyah itu bebas memilih hari apa saja.

Dari Abu Hurairahย radhiyallahu โ€˜anhu, ia berkata,

ุฃูŽูˆู’ุตูŽุงู†ูู‰ ุฎูŽู„ููŠู„ูู‰ ุจูุซูŽู„ุงูŽุซู ู„ุงูŽ ุฃูŽุฏูŽุนูู‡ูู†ูŽู‘ ุญูŽุชูŽู‘ู‰ ุฃูŽู…ููˆุชูŽ ุตูŽูˆู’ู…ู ุซูŽู„ุงูŽุซูŽุฉู ุฃูŽูŠูŽู‘ุงู…ู ู…ูู†ู’ ูƒูู„ูู‘ ุดูŽู‡ู’ุฑู ุŒ ูˆูŽุตูŽู„ุงูŽุฉู ุงู„ุถูู‘ุญูŽู‰ ุŒ ูˆูŽู†ูŽูˆู’ู…ู ุนูŽู„ูŽู‰ ูˆูุชู’ุฑู

โ€œKekasihku (yaitu Rasulullahย shallallahu โ€˜alaihi wa sallam) mewasiatkan padaku tiga nasehat yang aku tidak meninggalkannya hingga aku mati: (1) berpuasa tiga hari setiap bulannya, (2) mengerjakan shalat Dhuha, (3) mengerjakan shalat witir sebelum tidur.โ€ (HR. Bukhari, no. 1178)

Dari โ€˜Abdullah bin โ€˜Amr bin Al-โ€˜Ashย radhiyallahu โ€˜anhuma, Rasulullahย shallallahu โ€˜alaihi wa sallamย bersabda,

ุตูŽูˆู’ู…ู ุซูŽู„ุงูŽุซูŽุฉู ุฃูŽูŠูŽู‘ุงู…ู ุตูŽูˆู’ู…ู ุงู„ุฏูŽู‘ู‡ู’ุฑู ูƒูู„ูู‘ู‡ู

โ€œPuasa pada tiga hari setiap bulannya adalah seperti puasa sepanjang tahun.โ€ (HR. Bukhari, no. 1979)

Dari Muโ€™adzah Al-โ€˜Adawiyyah, ia pernah bertanya pada โ€˜Aisyah -istri Nabiย shallallahu โ€˜alaihi wa sallam-,

ุฃูŽูƒูŽุงู†ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู -ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…- ูŠูŽุตููˆู…ู ู…ูู†ู’ ูƒูู„ูู‘ ุดูŽู‡ู’ุฑู ุซูŽู„ุงูŽุซูŽุฉูŽ ุฃูŽูŠูŽู‘ุงู…ู ู‚ูŽุงู„ูŽุชู’ ู†ูŽุนูŽู…ู’. ููŽู‚ูู„ู’ุชู ู„ูŽู‡ูŽุง ู…ูู†ู’ ุฃูŽู‰ูู‘ ุฃูŽูŠูŽู‘ุงู…ู ุงู„ุดูŽู‘ู‡ู’ุฑู ูƒูŽุงู†ูŽ ูŠูŽุตููˆู…ู ู‚ูŽุงู„ูŽุชู’ ู„ูŽู…ู’ ูŠูŽูƒูู†ู’ ูŠูุจูŽุงู„ูู‰ ู…ูู†ู’ ุฃูŽู‰ูู‘ ุฃูŽูŠูŽู‘ุงู…ู ุงู„ุดูŽู‘ู‡ู’ุฑู ูŠูŽุตููˆู…ู

โ€œApakah Rasulullahย shallallahu โ€˜alaihi wa sallamย biasa melaksanakan puasa tiga hari setiap bulannya?โ€ โ€˜Aisyah menjawab, โ€œIyaโ€. Ia pun bertanya pada โ€˜Aisyah, โ€œPada hari apa beliau berpuasa?โ€ โ€˜Aisyah menjawab, โ€œBeliau tidak memperhatikan pada hari apa beliau berpuasa dalam sebulan.โ€ (HR. Muslim, no. 1160).

Ada juga puasa ayyamul bidh, yaitu tanggal 13, 14, 15 Hijriyah yang dianjurkan puasa. Di mana anjurannya seperti hadits berikut ini.

Dari Abu Dzarย radhiyallahu โ€˜anhu, Rasulullahย shallallahu โ€˜alaihi wa sallamย bersabda padanya,

ูŠูŽุง ุฃูŽุจูŽุง ุฐูŽุฑูู‘ ุฅูุฐูŽุง ุตูู…ู’ุชูŽ ู…ูู†ูŽ ุงู„ุดูŽู‘ู‡ู’ุฑู ุซูŽู„ุงูŽุซูŽุฉูŽ ุฃูŽูŠูŽู‘ุงู…ู ููŽุตูู…ู’ ุซูŽู„ุงูŽุซูŽ ุนูŽุดู’ุฑูŽุฉูŽ ูˆูŽุฃูŽุฑู’ุจูŽุนูŽ ุนูŽุดู’ุฑูŽุฉูŽ ูˆูŽุฎูŽู…ู’ุณูŽ ุนูŽุดู’ุฑูŽุฉูŽ

โ€œJika engkau ingin berpuasa tiga hari setiap bulannya, maka berpuasalah pada tanggal 13, 14, dan 15 (dari bulan Hijriyah).โ€ (HR. Tirmidzi no. 761 dan An Nasai no. 2425. Abu โ€˜Isa Tirmidzi mengatakan bahwa haditsnyaย hasan.).

Dari Ibnu Milhan Al-Qoisiy, dari ayahnya, ia berkata,

ูƒูŽุงู†ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู -ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…- ูŠูŽุฃู’ู…ูุฑูู†ูŽุง ุฃูŽู†ู’ ู†ูŽุตููˆู…ูŽ ุงู„ู’ุจููŠุถูŽ ุซูŽู„ุงูŽุซูŽ ุนูŽุดู’ุฑูŽุฉูŽ ูˆูŽุฃูŽุฑู’ุจูŽุนูŽ ุนูŽุดู’ุฑูŽุฉูŽ ูˆูŽุฎูŽู…ู’ุณูŽ ุนูŽุดู’ุฑูŽุฉูŽ . ูˆูŽู‚ูŽุงู„ูŽ ยซ ู‡ูู†ูŽู‘ ูƒูŽู‡ูŽูŠู’ุฆูŽุฉู ุงู„ุฏูŽู‘ู‡ู’ุฑู ยป

โ€œRasulullahย shallallahu โ€˜alaihi wa sallamย biasa memerintahkan pada kami untuk berpuasa pada ayyamul bidh yaitu 13, 14 dan 15 (dari bulan Hijriyah).โ€ Dan beliau bersabda, โ€œPuasa ayyamul bidh itu seperti puasa setahun.โ€ (HR. Abu Daud, no. 2449 dan An-Nasaโ€™i, no. 2434. Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa hadits iniย shahih.)

Kalau tidak sempat pada tiga hari tersebut bisa memilih di hari lainnya dari bulan hijriyah, bisa memilih 9, 10, dan 11.

Keempat:

Kalau tidak sempat berpuasa pada 9 dan 10 Muharram, bisa memilih berpuasa pada 10 dan 11 Muharram, sebagaimana dijelaskan oleh Syaikh Prof. Dr. โ€˜Umar Al-Muqbilย hafizahullah.

Kelima:

Berpuasa 9, 10, dan 11 Muharram punya maksud untuk menyelisihi Yahudi.

Syaikh โ€˜Abdul โ€˜Aziz bin โ€˜Abdillah bin Baz, mufti Kerajaan Saudi Arabia di masa silam berkata, โ€œYang afdal adalah berpuasa pada hari kesembilan dan kesepuluh dari bulan Muharram karena mengingat hadits (Ibnu โ€˜Abbas), โ€œApabila aku masih diberi kehidupan tahun depan, aku akan berpuasa pada hari kesembilan.โ€ Jika ada yang berpuasa pada hari kesepuluh dan kesebelas atau berpuasa tiga hari sekaligus (9, 10 dan 11) maka itu semua baik. Semua ini dengan maksud untuk menyelisihi Yahudi.โ€ (Fatwa Syaikh Ibnu Baz,ย http://www.binbaz.org.sa/noor/4898)

Di tempat lain, Syaikh โ€˜Abdul โ€˜Aziz bin Baz menyatakan, โ€œBerpuasa pada 9 dan 10 Muharram lebih utama. Adapun berpuasa 10 dan 11 Muharram, itu pun sudah mencapai maksud untuk menyelisihi Yahudi dalam berpuasa.โ€ (Fatwa di webย alifta.net)

Walau Haditsnya Bermasalah

Adapun hadits yang menganjurkan puasa tiga hari sekaligus (9, 10, dan 11 Muharram),

ุตููˆู’ู…ููˆู’ุง ูŠูŽูˆู’ู…ู‹ุง ู‚ูŽุจู’ู„ูŽู‡ู ูˆูŽูŠูŽูˆู’ู…ู‹ุง ุจูŽุนู’ุฏูŽู‡ู

โ€œBerpuasalah pada hari sebelum dan sesudah Asyura.โ€ (HR. Al-Baihaqi, 4:287, sanad hadits iniย dhaโ€™ifย sebagaimana kata Syaikh Syuโ€™aib Al-Arnauth dan Syaikh โ€˜Abdul Qadir Al-Arnauth dalam tahqiqย Zaad Al-Maโ€™ad, 2:72.).

Namun lima alasan di atas sudah menjadi jawaban akan masih dibolehkannya berpuasa pada tanggal 11 Muharram.

Wallahu aโ€™lam. Moga Allah beri taufik dan hidayah. Selamat berpuasa.

Referensi:

Lathaif Al-Maโ€™arif. Cetakan pertama, Tahun 1428 H. Ibnu Rajab Al-Hambali. Penerbit Al-Maktab Al Islami.

Zaad Al-Maโ€™ad. Cetakan keempat, Tahun 1425 H. Ibnu Qayyim Al-Jauziyah. Tahqiq: Syaikh Syuโ€™aib Al-Arnauth dan Syaikh โ€˜Abdul Qadir Al-Arnauth. Penerbit Muassasah Ar-Risalah.

Referensi Web (diakses 29 September 2017):

Fatwa Syaikh Ibnu Baz di situs Al-Lajnah Ad-Daimah, 15:404.ย http://www.alifta.net/Fatawa/FatawaChapters.aspx?languagename=ar&View=Page&PageID=159&PageNo=1&BookID=12

Fatwa Syaikh โ€˜Abdul โ€˜Aziz bin Baz.ย http://www.binbaz.org.sa/noor/4898

Status Telegram Syaikh Prof. Dr. โ€˜Umar Al-Muqbil.ย https://t.me/dr_omar_almuqbil

 

Disusun diย Perpus Rumaysho, hari Tasuโ€™a, pagi hari 9 Muharram 1439 H

Oleh:ย Muhammad Abduh Tuasikal

Artikelย Rumaysho.Com

Sumber :ย https://rumaysho.com/16502-hukum-puasa-11-muharram.html

Musa Menang, Firaun Tenggelam di Hari Asyura

Musa Menang, Firaun Tenggelam di Hari Asyura

Musa Menang, Firaun Tenggelam di Hari Asyura

Di antara keutamaan hari Asyura adalah hari tersebut bani Israil โ€“pengikut Nabi Musa โ€˜alaihis salam- diselamatkan oleh Allah dari kejahatan Firโ€™aun. Saat itu Firโ€™aun yang dikenal keji ditenggelamkan. Adapun Nabi Musa โ€˜alaihis salam dan pengikutnya yang setia diberi keselamatan oleh Allah.

Dari Ibnu Abbasย radhiyallahu โ€™anhuma, beliau berkata,

ุฃูŽู†ู‘ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู -ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…- ู‚ูŽุฏูู…ูŽ ุงู„ู’ู…ูŽุฏููŠู†ูŽุฉูŽ ููŽูˆูŽุฌูŽุฏูŽ ุงู„ู’ูŠูŽู‡ููˆุฏูŽ ุตููŠูŽุงู…ู‹ุง ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุนูŽุงุดููˆุฑูŽุงุกูŽ ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ู„ูŽู‡ูู…ู’ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู -ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…- ยซ ู…ูŽุง ู‡ูŽุฐูŽุง ุงู„ู’ูŠูŽูˆู’ู…ู ุงู„ู‘ูŽุฐูู‰ ุชูŽุตููˆู…ููˆู†ูŽู‡ู ยป. ููŽู‚ูŽุงู„ููˆุง ู‡ูŽุฐูŽุง ูŠูŽูˆู’ู…ูŒ ุนูŽุธููŠู…ูŒ ุฃูŽู†ู’ุฌูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูููŠู‡ู ู…ููˆุณูŽู‰ ูˆูŽู‚ูŽูˆู’ู…ูŽู‡ู ูˆูŽุบูŽุฑู‘ูŽู‚ูŽ ููุฑู’ุนูŽูˆู’ู†ูŽ ูˆูŽู‚ูŽูˆู’ู…ูŽู‡ู ููŽุตูŽุงู…ูŽู‡ู ู…ููˆุณูŽู‰ ุดููƒู’ุฑู‹ุง ููŽู†ูŽุญู’ู†ู ู†ูŽุตููˆู…ูู‡ู. ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู -ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…- ยซ ููŽู†ูŽุญู’ู†ู ุฃูŽุญูŽู‚ู‘ู ูˆูŽุฃูŽูˆู’ู„ูŽู‰ ุจูู…ููˆุณูŽู‰ ู…ูู†ู’ูƒูู…ู’ ยป. ููŽุตูŽุงู…ูŽู‡ู ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู -ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…- ูˆูŽุฃูŽู…ูŽุฑูŽ ุจูุตููŠูŽุงู…ูู‡ู.

โ€œKetika tiba di Madinah, Rasulullah shallallahu โ€™alaihi wa sallam mendapati orang-orang Yahudi melakukan puasa โ€™Asyura. Kemudian Rasulullah shallallahu โ€™alaihi wa sallam bertanya, โ€Hari yang kalian bepuasa ini adalah hari apa?โ€ Orang-orang Yahudi tersebut menjawab, โ€Ini adalah hari yang sangat mulia. Ini adalah hari di mana Allah menyelamatkan Musa dan kaumnya. Ketika itu pula Firโ€™aun dan kaumnya ditenggelamkan. Musa berpuasa pada hari ini dalam rangka bersyukur, maka kami pun mengikuti beliau berpuasa pada hari iniโ€. Rasulullah shallallahu โ€™alaihi wa sallam lantas berkata, โ€Kita seharusnya lebih berhak dan lebih utama mengikuti Musa daripada kalian.โ€. Lalu setelah itu Rasulullahย shallallahu โ€™alaihi wa sallamย memerintahkan kaum muslimin untuk berpuasa.โ€ (HR. Muslim no. 1130)

Apakah berarti puasa Asyura meniru-niru Yahudi?

Imam Nawawiย rahimahullahย menuturkan, โ€œNabiย shallallahu โ€™alaihi wa sallamย biasa melakukan puasa โ€™Asyura di Makkah sebagaimana dilakukan pula oleh orang-orang Quraisy. Kemudian Nabi shallallahu โ€™alaihi wa sallam tiba di Madinah dan menemukan orang Yahudi melakukan puasa โ€˜Asyura, lalu beliau shallallahu โ€™alaihi wa sallam pun ikut melakukannya. Namun beliau melakukan puasa ini berdasarkan wahyu, berita mutawatir, atau dari ijtihad beliau, dan bukan semata-mata berita salah seorang dari mereka (orang Yahudi).ย Wallahu aโ€™lam.โ€ (Syarh Shahih Muslim, 8: 12)

Kisah tenggelamnya Firโ€™aun dan pengikutnya disebutkan dalam ayat,

ูˆูŽุฅูุฐู’ ููŽุฑูŽู‚ู’ู†ูŽุง ุจููƒูู…ู ุงู„ู’ุจูŽุญู’ุฑูŽ ููŽุฃูŽู†ู’ุฌูŽูŠู’ู†ูŽุงูƒูู…ู’ ูˆูŽุฃูŽุบู’ุฑูŽู‚ู’ู†ูŽุง ุขูŽู„ูŽ ููุฑู’ุนูŽูˆู’ู†ูŽ ูˆูŽุฃูŽู†ู’ุชูู…ู’ ุชูŽู†ู’ุธูุฑููˆู†ูŽ

โ€œDan (ingatlah), ketika Kami belah laut untukmu, lalu Kami selamatkan kamu dan Kami tenggelamkan (Firโ€™aun) dan pengikut-pengikutnya sedang kamu sendiri menyaksikanโ€ (QS. Al Baqarah: 50).

Semoga bermanfaat. Selamat menjalankan ibadah puasa Asyura.

โ€”

Selesai disusun 11: 04 AM diย Darush Sholihin, di hari Asyura 1436 H

Oleh Al Faqir Ilallah: M. Abduh Tuasikal, MSc

Artikelย Rumaysho.Com

Sumber :ย https://rumaysho.com/9367-musa-menang-firaun-tenggelam-di-hari-asyura.html

Keutamaan Puasa 9 Muharram

Keutamaan Puasa 9 Muharram

Keutamaan Puasa 9 Muharram

Adakah keutamaan puasa 9 Muharram esok hari? Kalau puasa Asyura (10 Muharram), kita sudah tahu keutamaannya, yaitu menghapus dosa setahun yang lalu.

Keutamaan Puasa Asyura

Puasa Asyura sendiri kita sudah tahu keutamaannya. Dari Abu Qotadah Al Anshoriy, berkata,

ูˆูŽุณูุฆูู„ูŽ ุนูŽู†ู’ ุตูŽูˆู’ู…ู ูŠูŽูˆู’ู…ู ุนูŽุฑูŽููŽุฉูŽ ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ยซ ูŠููƒูŽูู‘ูุฑู ุงู„ุณู‘ูŽู†ูŽุฉูŽ ุงู„ู’ู…ูŽุงุถููŠูŽุฉูŽ ูˆูŽุงู„ู’ุจูŽุงู‚ููŠูŽุฉูŽ ยป. ู‚ูŽุงู„ูŽ ูˆูŽุณูุฆูู„ูŽ ุนูŽู†ู’ ุตูŽูˆู’ู…ู ูŠูŽูˆู’ู…ู ุนูŽุงุดููˆุฑูŽุงุกูŽ ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ยซ ูŠููƒูŽูู‘ูุฑู ุงู„ุณู‘ูŽู†ูŽุฉูŽ ุงู„ู’ู…ูŽุงุถููŠูŽุฉูŽ

โ€œNabi shallallahu โ€™alaihi wa sallam ditanya mengenai keutamaan puasa Arafah? Beliau menjawab, โ€Puasa Arafah akan menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.โ€ Beliau juga ditanya mengenai keistimewaan puasa โ€™Asyura? Beliau menjawab, โ€Puasa โ€™Asyura akan menghapus dosa setahun yang lalu.โ€ (HR. Muslim no. 1162).

Keutamaan Puasa 9 Muharram

Intinya, Nabiย shallallahu โ€˜alaihi wa sallamย punya keinginan berpuasa pada hari kesembilan (tasuโ€™ah) sebagaimana disebutkan dalam riwayat berikut.

Ibnu Abbasย radhiyallahu โ€™anhumaย berkata bahwa ketika Nabi shallallahu โ€™alaihi wa sallam melakukan puasa hari โ€™Asyura dan memerintahkan kaum muslimin untuk melakukannya, pada saat itu ada yang berkata,

ูŠูŽุง ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุฅูู†ู‘ูŽู‡ู ูŠูŽูˆู’ู…ูŒ ุชูุนูŽุธู‘ูู…ูู‡ู ุงู„ู’ูŠูŽู‡ููˆุฏู ูˆูŽุงู„ู†ู‘ูŽุตูŽุงุฑูŽู‰.

โ€œWahai Rasulullah, hari ini adalah hari yang diagungkan oleh Yahudi dan Nashrani.โ€ Lantas beliau mengatakan,

ููŽุฅูุฐูŽุง ูƒูŽุงู†ูŽ ุงู„ู’ุนูŽุงู…ู ุงู„ู’ู…ูู‚ู’ุจูู„ู โ€“ ุฅูู†ู’ ุดูŽุงุกูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู โ€“ ุตูู…ู’ู†ูŽุง ุงู„ู’ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุงู„ุชู‘ูŽุงุณูุนูŽ

โ€œApabila tiba tahun depan โ€“insya Allah (jika Allah menghendaki)โ€“ kita akan berpuasa pula pada hari kesembilan.โ€ Ibnu Abbas mengatakan,

ููŽู„ูŽู…ู’ ูŠูŽุฃู’ุชู ุงู„ู’ุนูŽุงู…ู ุงู„ู’ู…ูู‚ู’ุจูู„ู ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ุชููˆููู‘ูู‰ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู -ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…-.

โ€œBelum sampai tahun depan, Nabiย shallallahu โ€™alaihi wa sallamย sudah keburu meninggal dunia.โ€ (HR. Muslim no. 1134).

Sebagaimana disebutkan oleh Imam Nawawi rahimahullah, Imam Syafiโ€™i, ulama Syafiโ€™iyah, Imam Ahmad, Ishaq dan selain mereka berpandangan bahwa disunnahkan melakukan puasa pada tanggal 9 dan 10 Muharram sekaligus. Karena Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam melakukan puasa Asyura (10 Muharram) dan berniat ingin melaksanakan puasa pada tanggal sembilannya.

Adapun alasan kenapa puasa tanggal 10 Muharram diikuti dengan puasa tanggal 9 Muharram, yaitu supaya tidak tasyabbuh (menyerupai) orang Yahudi, di mana orang Yahudi hanya melakukan puasa pada tanggal 10 saja. Inilah alasan yang disebutkan dalam hadits. Ada juga ulama yang memberikan alasan lainnya, yaitu agar berhati-hati untuk menentukan tanggal sepuluhnya. Namun pendapat pertama yang disebutkan itulah yang lebih kuat. Wallahu aโ€™lam. Lihat Syarh Shahih Muslim, 8: 14.

Kalau kita lihat berarti alasan melakukan puasa pada tanggal 9 Muharram adalah untuk menyelisihi Yahudi atau biar tidak tasyabbuh (serupa) dengan mereka. Dan inilah yang jadi keutamaan yang besar dari puasa tersebut.

Pelajaran: Larangan Tasyabbuh dengan Non Muslim

Dari Ibnu โ€˜Umar, Nabiย shallallahu โ€˜alaihi wa sallamย bersabda,

ู…ูŽู†ู’ ุชูŽุดูŽุจู‘ูŽู‡ูŽ ุจูู‚ูŽูˆู’ู…ู ููŽู‡ููˆูŽ ู…ูู†ู’ู‡ูู…ู’

โ€œBarangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka.โ€ (HR. Ahmad 2: 50 dan Abu Daud no. 4031. Syaikhul Islam dalam Iqtidhoโ€˜ 1: 269 mengatakan bahwa sanad hadits iniย jayyid/bagus. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits iniย shahihย sebagaimana dalam Irwaโ€™ul Gholil no. 1269)

Kenapa sampai kita dilarang meniru-niru orang kafir? Ibnu Taimiyahย rahimahullahย berkata,

ุฃูŽู†ู‘ูŽ ุงู„ู’ู…ูุดูŽุงุจูŽู‡ูŽุฉูŽ ูููŠ ุงู„ู’ุฃูู…ููˆุฑู ุงู„ุธู‘ูŽุงู‡ูุฑูŽุฉู ุชููˆุฑูุซู ุชูŽู†ูŽุงุณูุจู‹ุง ูˆูŽุชูŽุดูŽุงุจูู‡ู‹ุง ูููŠ ุงู„ู’ุฃูŽุฎู’ู„ูŽุงู‚ู ูˆูŽุงู„ู’ุฃูŽุนู’ู…ูŽุงู„ู ูˆูŽู„ูู‡ูŽุฐูŽุง ู†ูู‡ููŠู†ูŽุง ุนูŽู†ู’ ู…ูุดูŽุงุจูŽู‡ูŽุฉู ุงู„ู’ูƒููู‘ูŽุงุฑู

โ€œKeserupaan dalam perkara lahiriyah bisa berpengaruh pada keserupaan dalam akhlak dan amalan. Oleh karena itu, kita dilarang tasyabbuh dengan orang kafirโ€ (Majmuโ€™ Al Fatawa, 22: 154). Baca tentang masalah tasyabbuhย di sini.

Hanya Allah yang memberi taufik dan hidayah.

โ€”

Selesai disusun di pagi hari penuh berkah, 8 Muharram 1436 H diย Darush Sholihin

Oleh Al Faqir Ilallah: Muhammad Abduh Tuasikal, MSc

Artikelย Rumaysho.Com

Sumber :ย https://rumaysho.com/9352-keutamaan-puasa-9-muharram.html

PENGAJIAN AKBAR KELUARGA MUSLIM POGUNG #5

PENGAJIAN AKBAR KELUARGA MUSLIM POGUNG #5

MPD PEDULI MENEBAR SENYUMAN
Pengajian Akbar Keluarga Muslim Pogung #5

Betapa berbahagianya,
Ketika kita bisa berbagi dengan sesama; berbagi senyuman, berbagi kebahagiaan, pula berbagi sebagian dari harta yang kita miliki..

Betapa berbahagianya,
Ketika kita dimudahkan oleh Allah Ta’ala, untuk menjadi satu diantara orang-orang yang gemar berbagi tersebut..

Alhamdulillahilladzi bini’matihi tatimmush shaalihaat,

Pagi tadi (Ahad, 16/09) telah dilaksanakan Pengajian Akbar Keluarga Muslim Pogung #5 di Masjid Pogung Dalangan – MPD,

โœ… Pengajian Penuh Ilmu; tentang Pendidikan dalam Keluarga bersama Ustadz Abul Aswad Al Bayaty Dwi Jarwanto, BA hafizhahullahu

โœ… Dihadiri oleh sekitar 800 orang peserta; warga muslim asli Pogung serta para mahasiswa

โœ… Penyaluran Sembako ke 250 Mustahik Fakir Miskin; terdiri dari 5 kg beras + 1 L minyak goreng + 1 kg gula + 2 pack teh + 5 mie instan

โœ… Pembagian Doorprize; payung, selimut, handuk, gamis, daster, teflon, kompor gas, kipas angin, mesin cuci, dll..

โœ… Dan lainnyaa..

Dokumentasi selengkapnya :
KLIK : https://www.instagram.com/p/BnyUtxIhF6a/?utm_source=ig_share_sheet&igshid=1ovibfa662lgq

Kami atas nama Masjid Pogung Dalangan – MPD mengucapkan :

Jazaakumullah khairan wa barakallahu fiikum wa amwaalikum,

Kepada segenap donatur yang telah bahu-membahu bersama kami dalam menjalankan beragam proyek kebaikan di Masjid MPD..

Semoga Allah membalas dengan sebaik-baik balasan..:)

HENDAK MAMPIR KE MASJID MPD?
๐Ÿ” Google Maps:
http://bit.ly/MasjidMPD

“MPD adalah Masjid Kita Semua”

Masjid Pogung Dalangan akan senang jika “dimiliki” oleh setiap orang. Karena Masjid Pogung Dalangan adalah Masjid Kita Semua.

“Dari Masjid Kita Bangkit, Dari Masjid Kita Melejit….”

Salam hangat,
Masjid Pogung Dalangan – MPD
๐Ÿ“ฑ085201221111 | @masjidmpd

Mati Dalam Keadaan Tidak Pernah Shalat

Mati Dalam Keadaan Tidak Pernah Shalat

Tanya:

Apa hukum orang yang mati dalam keadaan tidak pernah melaksanakan shalat (lima waktu) padahal diketahui bahwa kedua orang tua dari si mayit tersebut adalah muslim? Bagaimana muamalah dengan mereka dalam hal memandikan, mengkafani, menyolati, menguburkan, mendoakan dan memohon rahmat padanya?

Jawaban Syaikh โ€˜Abdul โ€˜Aziz bin โ€˜Abdillah bin Baz:

Barangsiapa yang mati dari seorang mukallaf (yang telah dikenai berbagai kewajiban syariโ€™at), lalu ia tidak pernah mengerjakan shalat, maka iaย kafir. Ia tidak perlu dimandikan, tidak perlu dishalati, tidak perlu dikuburkan di pekuburan kaum muslimin, dia pun tidak saling mewarisi dengan kerabatnya (hartanya nanti diserahkan kepada baitul maal kaum muslimin), inilah pendapat terkuat dari berbagai pendapat ulama. Nabiย shallallahu โ€˜alaihi wa sallamย pernah bersabda,

ุจูŽูŠู’ู†ูŽ ุงู„ุฑู‘ูŽุฌูู„ู ูˆูŽุจูŽูŠู’ู†ูŽ ุงู„ุดู‘ูุฑู’ูƒู ูˆูŽุงู„ู’ูƒููู’ุฑู ุชูŽุฑู’ูƒู ุงู„ุตู‘ูŽู„ุงูŽุฉู

โ€œDi antara pembatas antara kesyirikan dan kekafiran adalah meninggalkan shalatโ€ (HR. Muslim)

Nabiย shallallahu โ€˜alaihi wa sallamย juga bersabda,

ุงู„ู’ุนูŽู‡ู’ุฏู ุงู„ู‘ูŽุฐูู‰ ุจูŽูŠู’ู†ูŽู†ูŽุง ูˆูŽุจูŽูŠู’ู†ูŽู‡ูู…ู ุงู„ุตู‘ูŽู„ุงูŽุฉู ููŽู…ูŽู†ู’ ุชูŽุฑูŽูƒูŽู‡ูŽุง ููŽู‚ูŽุฏู’ ูƒูŽููŽุฑูŽ

โ€œPerjanjian antara kaum muslimin dan mereka (orang kafir) adalah mengenai shalat. Barangsiapa meninggalkan shalat, maka ia kafir.โ€ (HR. Ahmad dan ahlus sunan dengan sanad yang shahih dari hadits Buraidahย radhiyallahu โ€˜anhu)

โ€˜Abdullah bin Syaqiq Al โ€˜Aqili โ€“seorang tabiโ€™in yang terkemuka-, pernah mengatakan, โ€œDulu para shahabat Muhammad shallallahu โ€˜alaihi wa sallam tidaklah pernah menganggap suatu amal yang apabila ditinggalkan menyebabkan kafir kecuali shalatโ€. Hadits dan atsar yang menjelaskan seperti ini sangatlah banyak sekali.

Penjelasan di atas adalah untuk orang yang meninggalkan shalat karena malas-malasan dan ia tetap tidak mengingkari wajibnya shalat. Sedangkan jika seseorang meninggalkan shalat karena mengingkari wajibnya, maka ia kafir dan murtad (keluar dari Islam) menurut mayoritas ulama.

Kami memohon kepada Allah semoga Allah memperbaiki keadaan kaum muslimin dan ditunjuki pada jalan yang lurus. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar dan Mengijabahi doโ€™a.

[Majmuโ€™ Fatawa Ibnu Baz, 10/250]

Baca pembahasan lebih lengkap mengenai hukum meninggalkan shalatย di sini.

 

Muhammad Abduh Tuasikal

Riyadh, KSA, 18 Syawal 1431 H

Artikelย www.rumaysho.com

Sumber :ย https://rumaysho.com/1273-mati-dalam-keadaan-tidak-pernah-shalat.html

MasjidMPD.or.id adalah website resmi Masjid Pogung Dalangan.

Alamat:
Pogung Dalangan
SIA XVI RT 11 RW 50 Sinduadi Mlati Sleman Yogyakarta 55284.
Tel : 0274-501-4410ย (Sekretariat)
HP : 0852-0122-1111 (Umum)
HP : 0812-2843-1480 (Info Wakaf)

PROGRAM

Kajian Rutin
Kampus Takjil
TPA
Bimbel Ceria
Gerakan Cinta Subuh
Jumat Pagi Berkah

Partisipasi

Donasi Kegiatan
Donasi Kampus Takjil
Wakaf Rumah Tahfizh
Zakat

COPYRIGHT ยฉ 2019 MASJID POGUNG DALANGAN ALL RIGHTS RESERVED